Selamat malam para pembaca...Lama sekali saya tidak posting di sini. Pasti kangen kan ??*sok penyiar radio*. Okeh, gue juga kangen sama blog tercinta gue, korban dari keganasan gue dalam menuliskan kata-kata, saksi bisu mengenai cerita-cerita nggak mutu gue *walopun ada juga yang bermutu*, juga saksi bisu tentang berbagai macam perjalanan piknik gue ke berbagai tempat *kayaknya cuma satu deh*.
Sekarang gue mau bahas apa ya ? Oh iya ! Gue inget sekarang. Gue pengen ngebahas tentang memory. Bukan memory hape, apalagi memory hardisk, tapi tentang kenangan.*tumben gue serius*
Tentu aja semua orang punya kenangan, baik yang nyedihin, nyenengin, bikin bangga, ngeselin, malah ada yang malu-maluin juga. Tapi, dari sekian banyak kenangan yang kalian punya, apakah kalian pernah berniat untuk melupakan satu di antaranya ? Jika iya, apakah berhasil ? Dan jika tidak, mengapa ? Apa setiap kenangan yang kalian punya adalah kenangan yang selalu berakhir indah ? Bukan juga bukan ? *kalimatnya njlimet ya ?*
Dalam hidup, manusia pasti akan melewati banyak rintangan yang nantinya akan menjadi sebuah kenangan. Kadang dalam masalah keluarga, sekolah, bahkan cinta. Dan tidak semua kenangan bisa di lupain gitu aja. Gue pernah ngalamin kayak gitu. Gue mencoba untuk melupakan seseorang yang sangat berarti buat gue. Dia udah ngisi hari-hari gue selama 2 tahun, dan tiba-tiba semuanya berakhir gitu aja. dia sahabat gue. Sad ending, kita nggak pernah saling kontak habis itu. Gue udah terlalu sakit buat nerima dia kembali jadi sahabat gue, walau gue tau, tempat dia di hati gue nggak akan bisa tergantikan. Dia bakal selalu ada di hati gue, walopun gue menyangkal itu.
Apa gue bisa ngelupain kenangan tentang "mantan" sahabat gue itu ? Gue nggak bisa, dan gue yakin nggak akan pernah bisa. Karena, kenangan bukan tercipta hanya untuk di lupakan, tetapi untuk pelajaran buat kita, agar kita nggak salah melangkah lagi di lain waktu dan lain kesempatan.
Oke guys, mungkin banyak kenangan pahit yang kalian alami, tapi pliss...jangan coba-coba untuk ngelupain kenangan itu. Melupakan kenangan berarti menjerumuskan diri kalian ke dalam jurang yang sangat dalam dan tak bertepi, dan itu sangat menyakitkan. Percayalah sama diri kalian sendiri kalo kalian masih mampu hidup walopun terkurung dalam banyak kenangan pahit. Karena kenangan pahit itu akan membuat kalian semakin kuat dan semakin percaya bahwa diri kalian mampu dan bisa.
See you...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)