Showing posts with label masa depan. Show all posts
Showing posts with label masa depan. Show all posts

Thursday, November 3, 2011

Moralitas Remaja Kita

,
Halo...Annyeong haseyo ! Wah...lama sekali ya gue nggak muncul di sini *bersihin sarang laba-laba*. Maklum, yah...gue lagi jadi orang (sok) sibuk sekarang. Secara, awal semester=tugas bejibun yang deadline nya mepet semua. Bisakah kalian membayangkan ? Setiap pulang sekolah gue langsung ngacir ke depan komputer cuman buat ngerjain tugas yang bejibun itu, dan gue rela-relain juga rebutan sama adek gue yang sebenarnya pada akhirnya hanya berujung pada facebook, twitter, dan blog. *apa nyambungnya*

Baiklah, apa topik gue hari ini ? Gue mau sedikit membicarakan tentang (lagi-lagi) moralitas remaja Indonesia yang memang nggak pernah ada habisnya kalo di bahas. Nah, yang lagi booming saat ini adalah kasus video porno. Menurut berita yang gue baca, seorang siswi sekolah X menjadi pelaku video porno tersebut. Dan yang lebih mencengangkan lagi adalah...siswi tersebut masih seumuran gue !! Bayangkan ! Seumuran gue mainnya udah begituan. Gimana kagak ancur coba Indonesia ??

Nah, ada satu kasus lagi yang menimpa murid nyokap gue. Jadi ceritanya gini *benerin posduk*, nyokap gue kan guru di salah satu sekolah menengah pertama, nah...waktu kemaren guru-gurunya pada rapat, kepala sekolahnya dapet tamu dari intel yang ternyata nyari salah satu pelaku pencurian sepeda motor. Setelah si intel nyebutin nama pelaku yang lagi di cari, otomatis si guru yang bersangkutan langsung nyariin anaknya kan ?? Nah, ternyata eh ternyata, si pelaku tersebut masih kelas 1. Kebayang nggak ? Anak kelas 1 SMP nyuri sepeda motor ? Enggak kan ?! Tapi itulah Indonesia sekarang. Memang banyak generasi muda yang pinter dan berhati mulia, tapi tidak sedikit pula yang seperti gue tulis tadi.

Nah, untuk menghindari hal hal yang seperti itu, gue punya sedikit tipsnya. Bagi yang mau tau, silahkan terusin bacanya. Bagi yang nggak mau tau, silahkan tutup halaman ini. Gampang kan ?? Oke deh, silahkan menyimak dengan baik..

1. Sibukkan diri dengan kegiatan yang positif.
Apa sih kegiatan positif itu ? Sebagai contohnya ekstrakulikuler, menekuni hobi seperti : blogging (kayak gue), main musik, atau olahraga, dsb. Dengan cara ini, insya allah kalian tidak akan jatuh ke dalam lubang-lubang jahanam ini.

2. Jangan menutup diri
Kenapa gue bilang gitu ? Karena, orang yang cenderung menutup diri bakal mudah untuk di ajak yang kayak gitu. Tapi, saran ini nggak cukup, kalo nggak di barengin sama saran-saran berikutnya.

3. Perkuat iman
Untuk apa ? Ya untuk jaga-jaga kalo misalnya elu nggak berhasil membentengi diri dengan cara nomer 2.

4. Bicarakan dengan orangtua bila ada masalah
Ini nih yang paling penting. Elu harus bilang ke ortu semisal elu punya masalah. Karena, kalo ortu elu nggak tau, gue berani taruhan kalo elu pasti bakal jatuh juga ke sini.


Okelah, kayaknya cukup sampai di sini (d'massiv) dulu topik gue. Selamat menunggu posting berikutnya...Buh-byee !!
Read more

Thursday, June 9, 2011

Pengendara Ugal-ugalan, Kecelakaanpun Tak Terhindarkan

,
Saat ini, banyak sekali orang yang mengendarai kendaraan bermotor tanpa mempedulikan situasi daerah sekitarnya. Seakan-akan, jalan yang mereka lalui adalah jalan pribadi. Saya akui, saya juga pernah mengendarai sepeda motor dengan kecepatan yang tidak lazim, namun kali ini saya akan membahasnya di sini. Mengapa ? Karena saya sudah pernah kecelakaan kecil karenanya.

Memang, banyak sekali pengendara ranmor yang suka kebut-kebutan, apalagi ugal-ugalan di jalan, terutama bus kota. Padahal mereka membawa penumpang yang tidak sedikit, dan nyawa para penumpang itu ada di tangan para sopirnya. Tapi mengapa sampai detik ini masih banyak sopir bus yang suka ugal-ugalan di jalan ? Setoran. Jawaban logis, simpel, dan membuat sebagian orang gregetan. Ya, kebanyakan dari mereka ugal-ugalan dengan dalih mengejar setoran. Padahal, mereka tahu dan sadar, jika orang-orang yang menjadi penumpang di bus mereka adalah tanggung jawab mereka, yang patut mereka jaga nyawanya. Memang, garis takdir Tuhan memang sudah di atur. Ada juga orang yang masih hidup meskipun mereka baru saja mengalami sebuah kecelakaan hebat di jalanan karena bus. Ya, lagi-lagi bus. Bus merupakan alat transportasi yang dapat di katakan cepat dan praktis, tapi sangat membahayakan nyawa.

Itu baru alasan pertama mengapa banyak kecelakaan akhir-akhir ini. Alasan yang kedua adalah banyaknya pelajar yang senang, atau bahkan hobi kebut-kebutan di jalan, sekalipun jalanan sedang macet. Saya akui, saya juga pernah termasuk di dalam pelajar yang senang kebut-kebutan di jalan. Tapi sekarang, saya sudah tidak ingin melakukannya lagi.

Banyak sekali pelajar yang kehilangan nyawanya gara-gara ulah mereka sendiri. Tak sedikit pula yang terpaksa harus menunda kelulusannya karena di rawat di rumah sakit karena kecelakaan. Bahkan, sebagian besar pelajar tersebut adalah pelajar sekelas SMP ! Bayangkan. Anak SMP, yang notabene belum 17 tahun, sudah berani kebut-kebutan di jalan tanpa SIM. Mungkin ada beberapa yang sudah memiliki SIM dengan cara nembak umur, tapi bukankah hal tersebut salah ? Entah mengapa, mereka sangat senang apabila kebut-kebutan di jalan. Mungkin mereka berpikiran jika yang seperti itu adalah "Gaul". Yaah...mungkin seperti itulah kira-kira pikiran mereka. Mereka pikir dengan cara seperti itu mereka dapat di katakan gentle, tapi maaf...bagi saya itu terlalu berbahaya.

Karena ugal-ugalan itulah, mereka banyak yang terluka, atau paling parah kehilangan nyawa. Namun, jangan pikir pelajar SMA sedikit yang suka kebut-kebutan. Banyak juga di antara mereka yang harus menghabiskan separuh masa remajanya di dalam bui karena menghilangkan nyawa orang. Ugal-ugalan. Ya, itu dia masalahnya. Ugal-ugalan dapat membahayakan diri sendiri, bahkan orang lain. Juga dapat menghilangkan nyawa seseorang. 

Maka dari itu, jika masih sayang dengan nyawa, jangan pernah mencoba untuk memacu sepeda motor dengan kecepatan yang "tak lazim". Saya harap, tak ada lagi remaja yang harus kehilangan nyawa dan menginap di bui karena kebut-kebutan.

Gaul itu nggak selalu identik dengan kenegatifan. Oke !!!
Read more

Thursday, May 19, 2011

Menulis Untuk Masa Depan

,
Pernah nggak kalian menulis ? Pasti pernah dong, nggak mungkin nggak pernah. Yaah...kalo nggak nulis paling minimal yah ngetik lah. Pernah kan ? Hari ini gue mau nulis tentang sesuatu yang masih berhubungan dengan menulis, yaitu masa depan. Apa hubungannya sih ? Ada dong, kan sama-sama huruf depannya 'M'. Iya kan ??

Tapi nggak gitu ding, menulis itu ada hubungannya dong sama masa depan. Kalo kita nggak nulis, gimana Indonesia bisa maju ? Kalo Indonesia nggak maju, gimana masa depan kita bisa bagus ? Adanya juga madesu, alias masa depan suram. Iya nggak ?

Sebenarnya, yang namanya menulis itu nggak sulit-sulit banget kok. Paling yang sulit cuman nyari idenya. *sama aja deh kayaknya*. Tapi kalo udah punya ide, gampang banget sumpah yang namanya nulis.Gue juga gitu kok. Lagian kata guru bahasa Indonesia gue, menulis itu bisa jadi sebuah refreshing yang asik. Kita bisa bikin dunia khayalan kita sendiri, kita bisa curhat pake bahasa yang menyentuh kalbu, kita juga bisa nyeritain semua pengalaman kita sekalian nyusup-nyusupin kejadian sebenarnya ke orang yang kita ceritain. Kita juga bisa ngehibur temen kita yang lagi patah hati gara-gara di putusin pacarnya. Nah, kalo gitu kita juga bisa dapet pahala kan ??

Dari karya menulis kita, kita bisa ngirimin ke mars media, atau paling minimal postingin di blog, atau facebook. Kayak publikasi karya gue ini. Gue belum berani buat ngirim karya gue ke mars media, bukan karena gue takut, tapi karena gue nggak tau cara ngirimnya. *ada yang mau bantu ?*

Oke guys, udah tau kan apa hubungannya menulis sama masa depan ? So, jangan pernah berhenti untuk menulis, karena menulis itu luapan ekspresi kita yang positif. Hidup menulis !!!
Read more
 

karenzanadia Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger